Di awal, proses maklon kosmetik sering terasa menyenangkan. Diskusi konsep, memilih kemasan, membayangkan produk sendiri akhirnya jadi. Semua tampak rapi dan penuh harapan. Tapi setelah produk benar-…
Maklon Kosmetik Halal: Bukan Sekadar Label, tapi Soal Kepercayaan
Kosmetik halal sering disalahpahami sebagai sekadar tambahan label. Seolah cukup mencantumkan kata “halal”, maka produk otomatis lebih laku. Padahal, bagi banyak konsumen, konsep halal jauh lebih dal…
Maklon Produk Perawatan Rambut: Peluang Besar di Masalah yang Sama
Rambut rontok, ketombe, lepek, kering. Masalahnya itu-itu saja, tapi tidak pernah benar-benar selesai. Justru karena berulang dan dialami banyak orang, produk perawatan rambut selalu punya tempat di …
Private Label Kosmetik vs Maklon: Mana yang Cocok untuk Brand yang Ingin Tumbuh?
Banyak brand kosmetik lahir dari keputusan yang terlihat sederhana: mau pakai private label atau maklon. Di awal, perbedaannya sering terasa tipis. Sama-sama tidak produksi sendiri, sama-sama bisa la…
Maklon Skincare untuk Kulit Sensitif: Kenapa Klaim Lembut Tidak Bisa Asal
Produk untuk kulit sensitif selalu terdengar menjanjikan. Siapa pun yang pernah mengalami perih, kemerahan, atau rasa tidak nyaman setelah pakai skincare tahu betul betapa pentingnya produk yang tera…
Maklon Produk Bayi: Standar Lebih Ketat tapi Pasarnya Lebih Loyal
Produk bayi selalu berada di area yang sensitif, bukan hanya secara formulasi, tapi juga secara emosional. Saat orang tua memilih sabun, lotion, atau minyak telon untuk bayinya, keputusan itu jarang …
Sabun Cair Maklon: Kenapa Banyak Brand Skincare Masuk ke Kategori Ini
Sabun cair sering dipandang sebagai produk pendamping. Bukan produk utama, bukan juga bintang promosi. Tapi justru karena posisinya yang “tenang” ini, banyak brand skincare mulai melirik sabun cair s…




